- belajar, berbagi ilmu dan pengalaman di bidang cctv -
ADSL adalah singkatan dari Asymmetric Digital Subscriber Line. Singkatnya salah satu teknologi koneksi internet dimana bandwidth download (downstream) dan upload (upstream) tidak simetris atau tidak sama. Downstream akan selalu lebih besar dibandingkan upstream.
Bandwidth download digunakan untuk “mengambil” data dari internet. Surfing atau membuka website termasuk download. Bandwidth upload digunakan jika kita akan “mengirim” gambar ke internet. Salah satu contoh upload adalah saat kita mengganti picture profile di facebook.
Pertanyaan yang timbul adalah DVR menggunakan jalur yang mana? Download atau upload? Sayangnya karena DVR berfungsi sebagai server (penyedia) video, maka DVR menggunakan bandwidth upload.
Ada beberapa hal yang harus disiapkan sebelum mengkonfigur modem ADSL:
Ada 2 cara setting modem ADSL, yaitu:
Sebenarnya keduanya dapat digunakan pada settingan internet DVR. Tetapi yang paling sering digunakan adalah PPPoE. Pada settingan PPPoE internet diatur sedemikian rupa supaya selalu “on” kecuali jika modem ADSL-nya dimatikan. Pada mode BRIDGE, internet baru terhubung jika sudah di ”dial”. Nah dialer biasanya dilakukan oleh PC/laptop. Pada mode BRIDGE koneksi internet digunakan secara ekslusif oleh “dialer”. Maksudnya jika yang nge-“dial” PC maka otomatis internet tidak bisa di sharing ke yang lain. Nah lalu gimana jika dialer adalah DVR? Apa bisa? Bisa! Pada menu networking DVR ganti dari static/DHCP ke PPPOE. Jujur saja, sampai tulisan ini diturunkan, saya belum pernah mencobanya mode ini pada DVR karena kebanyakan customer membagi koneksi internetnya dengan PC lain.
Berikut settingan modem ADSL dengan PPPoE pada modem ADSL Articonet. Untuk modem dengan brand lain kurang lebih sama, hanya berbeda dipeletakan menu.
Beberapa hal yang harus diperhatikan jika internet belum nyambung adalah:
Sekian artikel kali ini.
Semoga bermanfaat…
Artikelnya bagus namun sayang untuk setting dvr pakai mode bridge harus admin nyoba dulu..
Mslhnya klo mode ppoe kayanya banyak orang yg sdh tahu...goodnews (oprekalarm)
Pertimbangan kalo menggunakan mode bridge adalah, koneksi internet hanya akan tersedia untuk DVR. Jadi tidak akan bisa di sharing dengan yang lain. Berdasarkan pengalaman saya, rata-rata user menggunakan koneksi internet tidak hanya untuk DVR tetapi juga untuk keperluan lain.
Karena alasan itu sampai saat ini saya belum pernah mencoba dengan mode bridge, kecuali ada alasan lain yang mengharuskan penggunaan dialer PPPOE di DVR, nanti deh saya sharing artikelnya.
mantap gan...
bang rzl, apa ada cara khusus mengetahui nilai vci/vpi? misal kita sedang berada di luar daerah diluar yang disebut di atas? apa harus tanya juga ke 147? thx jawabannya, ditunggu artikel barunya bang...salam.
Ga ada Mas Bayu. Nilai VCI/VPI itu sebenarnya disesuaikan dengan "mesin" speedy yang digunakan pada divre tertentu telkom. Ada yang menggunakan Huawei, ZTE, dsb. Nah nilai VCI/VPI itu tergantung dari situ. Artinya kita harus menanyakan langsung ke 147, tapi saya lebih memilih menanyakan ke telkom via websitenya. Kalo ke 147 ribetnya minta ampun, padahal kita nanya dikit.